BUPATI KUTAI BARAT BUKA FGD PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2026
By DPMPTSP Kubar - Senin, 11 Januari
KOMINFOKUBAR-SAMARINDA. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, bertempat di Grand Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Jumat (30/01/2026).
FGD tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta para pejabat eselon, pejabat fungsional, dan pelaksana di lingkungan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kutai Barat.
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri yaitu ;Simon Saimima, selaku Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Boyke Martz Sagian, Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa FGD memiliki peran strategis sebagai wadah diskusi, pertukaran gagasan, serta penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan, khususnya dalam merumuskan kebijakan dan langkah-langkah yang tepat dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Saya berharap hasil dari FGD ini tidak hanya menjadi bahan diskusi semata, tetapi benar-benar dapat dirumuskan menjadi rekomendasi yang konstruktif. Rekomendasi tersebut hendaknya menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan, perumusan kebijakan, serta pengelolaan keuangan daerah ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, melalui rekomendasi yang dihasilkan, program dan kegiatan pemerintah daerah diharapkan semakin tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Barat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Frederick Edwin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan FGD ini.
“Semoga FGD ini berjalan lancar, memberikan hasil yang optimal, serta menjadi semangat baru dalam membangun Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKAD Kutai Barat Petrus menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan menyamakan persepsi, baik bagi TAPD maupun aparatur BKAD. Dengan demikian, proses penyusunan, pembahasan, dan penetapan APBD, serta pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBD dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Tujuan akhirnya adalah terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat bagi masyarakat, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutupnya.
Penulis : E. Akin
Terpopuler
HASIL SKM TAHUN 2021
Rilis SKM Tahun 2021, dengan Score 87,73
Senin, 15 Agustus 2022
Pelayanan Terpadu Satu Pintu